Pertumbuhan dan Perkembangan Anak Usia Dini

Banyak faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak usia dini, di antaranya adalah faktor-faktor yang berasal dari dalam diri anak atau biasa disebut faktor internal, dan faktor-faktor yang datang dari lingkungan luar atau disebut faktor eksternal.

Bila faktor internal yang memberi pengaruh pada tumbuh kembang anak usia dini di antaranya adalah pengaruh faktor genetik yang dibawa dan diturunkan oleh orang tua, faktor ras dan kebangsaan ayah dan ibu, juga faktor jenis kelamin yang dibawa sejak lahir, maka faktor eksternal memiliki beberapa aspek yang memberi pengaruh di antaranya:

  1. Faktor sosial dan lingkungan

Kehidupan sosial yang ada di lingkungan tempat hidup anak memberikan dampak yang besar terhadap perkembangan psikis dan pembentukan kepribadian anak usia dini. Lingkungan yang kondusif dan supportive terhadap anak akan membantu pembentukan kepribadian yang baik dan mendukung perkembangan dan kemampuan psikis anak dalam bersosialisasi di lingkungannya.

  1. Faktor hubungan emosional dan kasih sayang

Hubungan emosional yang terbentuk antara anak dengan orang-orang terdekatnya seperti orang tua, saudara dan teman-temannya mampu memberikan dampak besar kepada perkembangan psikis dan mental juga pertumbuhan otak anak. Kasih sayang yang dicurahkan pada anak akan menstimulasi pertumbuhan lapisan kapiler pada otak anak dan membuat anak makin cerdas.

  1. Faktor prenatal

Faktor pertumbuhan sebelum lahir ternyata juga memberi pengaruh terhadap tumbuh kembang anak saat mereka besar. Saat anak dalam kandungan mendapatkan asupan gizi dan nutrisi yang baik, maka tumbuh kembangnya setelah dilahirkan dan tumbuh besar akan dapat dicapai dengan optimal. Sedangkan bagi anak yang saat dalam kandungan tidak memperoleh asupan gizi dan nutrisi yang seharusnya, maka pertumbuhan dan perkembangannya setelah lahir akan terhambat. Selain itu, biasanya anak akan memiliki keterbatasan pertumbuhan seperti misalnya berat badan yang tidak ideal, perkembangan otak dan kemampuan berfikir yang lebih lambat, mudah terkena penyakit dan sejenisnya.

  1. Faktor asupan (gizi dan nutrisi)

Asupan gizi dan pemberian nutrisi yang optimal dalam masa tumbuh kembang akan memberikan pengaruh positif terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak usia dini. Memberikan asupan makanan yang memiliki kandungan gizi dan nutrisi yang mencukupi kebutuhan anak tentunya akan mendukung tumbuh kembang fisik dan psikis anak secara optimal. Selain makanan bergizi, pemberian makanan pendamping dan asupan tambahan yang memiliki kandungan nutrisi yang baik juga tak bisa diabaikan. Contoh makanan pendamping tambahan yang sudah biasa dipilih oleh para orang tua untuk anak-anaknya sejak bayi hingga memasuki usai balita adalah susu formula. Susu formula adalah salah dari makanan pendamping yang memiliki kandungan gizi dan nutrisi lengkap. Produk susu formula S-26 Procal Gold dari Wyeth adalah contohnya. Dan dengan pemberian makanan pendamping ini maka pemberian asupan gizi dan nutrisi bagi anak usia dini dapat dicapai secara optimal.

Faktor Eksternal Yang Memberi Pertumbuhan & Perkembangan Anak